Ketua Mahkamah Agung RI resmi menutup Diklat Calon Hakim angkatan IV


Yang Mulia, Ketua MARIBogor.20/8. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, DR. Mahkamah Agung, SH, MH. Secara resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Latihan bagi Calon Hakim angkatan IV yang terdiri dari empat lingkungan Peradilan, yakni Pengadilan Umum, Pengadilan Agama, Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Militer. Turut hadir dalam acara penutupan ini, Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang Yudisial, H. Kadir Mappong, SH, MH, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, H. Ahmad Kamil, SH, MH, Para Ketua Muda MA, Dirjen dari empat lingkungan Peradilan serta pejabat Eselon I dan II di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.


Dalam sambutannya, Ketua MARI mengingatkan bahwa profesi sebagai seorang Hakim cukup berat. “Hakim adalah jabatan mulia, tapi tidak mudah menjadi seorang Hakim, tantangannya berat” ujar. DR. Harifin Tumpa. Oleh karenanya, pasca Diklat ini, para Cakim tidak boleh terlena dan santai, namun harus segera menyiapkan diri secara matang, agar senantiasa memiliki kesiapan dan kecakapan, baik dari segi moralitas, emosional maupun intelektualitas. Para Cakim ketika menjadi Hakim harus hati-hati dan penuh pertimbangan secara matang ketika memutus sebuah perkara. Hal ini mengingat dinamika hukum semakin kompleks.

Sebelumnya, ketua Pusdiklat bidang Tekhnis, DR. Supandi melaporkan kegiatan Diklat yang telah berlangsung sejak tgl 26 Mei sampai 20 Agustus 2009. Dalam laporannya, Kapusdiklat menyampaikan bahwa sebanyak Diklat diikuti oleh 238 Calon hakim. . Calon Hakim ini adalah Cakim di Lingkungan Peradilan Umum sebanyak 120 orang, Cakim Peradilan Agama sebanyak 65 orang, Cakim Peradilan Tata Usaha Negara sebanyak 25 orang, dan Calon Hakim Peradilan Militer sebanyak 28 orang. Aktivitas Diklat dimulai setiap hari, Senin- Sabtu mulai jam 04.30 sampai dengan 17.00. Materi Diklat terdiri dari Teori sebanyak 30% dan praktek, termasuk simulasi persidangan sebanyak 70%. Kegiatan Diklat Cakim juga disemarakkan dengan kegiatan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 46. Selanjutnya, Kapusdiklat membacakan hasil ujian tertulis dan ujian lisan pada tanggal 18 Agustus yang menghasilkan 3 peserta terbaik dari setiap lingkungan Peradilan. Dari Pengadilan Tata Usaha Negara, yang meraih hasil terbaik dalam ujian tersebut adalah Herry Indarawan Pattiraja (PTUN Bandung), Ikawati Utami (PTUN Jogjakarta) dan Irfan Thahir (PTUN Palu).

Dengan ditutupnya Diklat Cakim oleh Ketua MARI, maka berakhirlah semua kegiatan yang telah berlangsung selama 3 bulan tersebut. Para Cakim menyambut berakhirnya kegiatan ini dengan suasana yang haru. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang menetskan air mata. Menangis. “ Inilah kejamnya pertemuan, karena selalu menghadirkan Perpisahan yang senantiasa menyesakkan dan menyedihkan” ujar Rasid (PTUN Lampung) dengan sinar mata yang berkaca-kaca. “ Suasana Diklat menghadirkan teman-teman baru dalam hidup saya, dan mereka senantiasa membantu saya dalam segala hal, tapi kok sekarang harus berpisah? Tutur Santi (PTUN Pekanbaru) dengan penuh isak tangis.

Para Cakim memang terasa berat melihat realitas bahwa mereka harus kembali ke satker masing-masing dan berpisah. Ya kenangan detik per detik, jam per jam, hari- per hari yang menjadi saksi bagi mereka, khususnya teman sekamar yang senantiasa dapat dikenang da n diceritakan di esok hari. Yang pasti, Megamendung telah mempertemukan mereka dengan suatu keyakinan, bahwa Dunia Hukum Indonesia dengan Mahkamah Agung akan menjadi lebih baik dan Di tangan mereka harapan itu disandarkan.. Bravo Cakim angkatan IV… (Irvan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: