Menang Dramatis atas Tim Pengadilan Umum A ;1-2; Tim Sepak Bola Cakim PTUN bertemu Tim Cakim Agama di Babak Final


Perebutan Bola

Bogor. Babak Semifinal Pertandingan Sepak Bola dalam rangka HUT Kemerdekaan RI di Pusdiklat Mahkamah Agung kemarin sore/07/08/ mempertandingkan Tim Sepak Bola Cakim PTUN berhadapan dengan Tim Sepak Bola Cakim Pengadilan Umum A. Pertandingan berlangsung ketat mengingat kedua Tim bermain ngotot untuk memastikan satu tempat di Babak Final untuk berhadapan dengan Tim Cakim Agama yang sehari sebelumnya menaklukkan Tim Cakim Militer dengan skor 5-2 lewat adu penalti.

Dalam pertandingan yang menentukan ini, kedua Tim menurunkan pemain intinya. Tim Cakim Umum A masih mengandalkan Eko dan David di depan dengan Johan sebagai palang pintu di jantung pertahanan. Tak lupa, kiper Rinaldi dari Rokan Hilir masih menjadi andalan Tim Cakim Umum di bawah mistar. Sementara itu, Tim Cakim PTUN menempatkan Tridente di depan untuk menggedor pertahanan lawan; Irvan, Erick dan Taufiq. Sementara barisan tengah masih dipercayakan kepada Rory dan Pertahanan dikendalikan oleh Herry dan Fadholi dengan Eko sebagai kiper. Pada menit awal, kedua Tim bermain dalam tempo sedang dan cenderung hati-hati. Hal ini mengingat karena kedua Tim belum pernah bertemu dan berusaha segera mengambil kendali permainan. Kesempatan pertama diperoleh Tim Cakim Umum pada menit ke 7 lewat solo run Eko yang beruasaha melewati Fadholi, namun saya tendangannya masih terlalu jauh melenceng dari gawang yang dijaga Eko. Pada menit ke-12 Irvan dari Tim Cakim PTUN lepas dari kawalan Agung, bek tengah Tim Cakim Umum, dan langsung menusuk ke pertahanan Tim Umum sambil melepas tendangan pendek ke tengah dan diambil alih oleh Rory yang kemudian mengoper kepada Erik yang berdiri tanpa pengawalan. Namun karena terburu-buru, shooting yang dilepaskan Erick ke gawang Tim Umum, akhirnya melenceng tipis di samping kanan mistar gawang. Babak I berakhir dengan skor 0-0. Memasuki babak ke II, tempo permainan kedua Tim cenderung naik. Benturan antara pemain tidak terelakkan. Celaka bagi Tim Cakim Umum, sang kapten, David, harus ditarik keluar karena cedera paha dan digantikan oleh Safrudin. Keluarnya David ternyata cukup berpengaruh pada aliran bola untuk pemain depan Tim Umum. Namun hal itu tidak terlalu mengurangi daya serang Tim Umum yang masih dikendalikan oleh Eko. Terbukti, pada ke 35, Ekom mampu lolos dari hadangan Fadholy dan langsung melepaskan tembakan ke arah gawang dan tak mampu ditangkap oleh Eko. Gol. 1-0 untuk Tim Umum. Merasa kondisi pertahanan cukup rawan, Tim Cakim PTUN memasukkan Tamado menggantikan Fadholy dan Yunus Tazryan menggantikan Rory. Dalam kondisi tertekan dan pertandingan hanya menyisakan 5 menit lagi, Tim Cakim PTUN terus keluar dan mengintensifkan serangan. Sementara Tim Umum merasa sudah unggul, lebih berkonsentrasi untuk pertahanan dalam rangka mempertahankan keunggulan. Namun petaka itu muncul bagi Tim Cakim Umum. Berawal dari tendangan bebas bagi Tim Cakim PTUN di depan gawang Tim Umum yang diambil alih oleh Erick. Ternyata Erick tidak menendang langsung ke gawang, namun justru mengoper pendek kepada Irvan yang tidak terlalu mendapat pengawalan ketat dari Agung dan dengan cepat menendang bola dengan keras ke pojok kiri gawang Rinaldi dan Gol…. 1-1 skor berimbang; Sampai pertandingan babak ke II berakhir, skor masih bertahan 1-1 dan pertandingan dilanjutkan lewat perpanjangan waktu 2 x 5 menit. Pertandingan semakin tegang dan supporter kedua Tim juga tidak kalah semangat dalam mendukung Tim kesayangan mereka. Di awal pertandingan, Tim Cakim Umum langsung mengambil inisiatif menyerang lewat Eko dan Safrudin. Namun terlalu asyik menyerang membuat pertahanan Tim Umum menjadi rawan. Memasuki menit ke- 4 babak I perpanjangan waktu, melalui serangan balik, Tim Cakim PTUN justru berbalik unggul lewat tendangan keras Taufik dari jarak jauh. Arah bola yang cenderung keras dan tinggi tidak mampu dihalau oleh Rinaldi. 1-2 untuk Tim Cakim PTUN. Memasuki babak ke II, pertandingan semakin seru. Tidak ada pilihan lain bagi Tim Cakim Umum selain menyerang dan serang. Namun sayang sampai pluit panjang tanda berakhirnya babak ke II, Tim Cakim Umum gagal mengejar ketertinggalan. Skor bertahan 2-1 untuk Tim Cakim PTUN dan lolos ke babak Final dan akan bertemu dengan Tim Cakim Agama. Ditemui seusai pertandingan, salah seorang pendukung Tim Cakim Umum, Rizqy memberikan alasan atas kekalahan timnya. ” Tim kami kalah karena para pemain mengalami kelelahan fisik akibat terlalu banyak memeriksa dan mengadili perkara di Pengadilan Umum” ujar Rizqy dengan nada bercanda. Terlepas itu, berbagai pihak merasa puas dan terhibur pertandingan yang sengit tersebut. Bahkan pertandingan ini layak disebut sebagai Pertandingan Terbaik sepanjang turnamen ini. (Irvan)

One Response

  1. maju teruzzzz laskar biru4 !!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: