Bermain Taktis, Tim Sepak Bola Cakim PTUN Kandaskan Tim Pengadilan Umum B, 2-1


Tim tangguh TUN

Bogor. Pertandingan sepak bola pada  pekan olahraga dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke- 64 Diklat Cakim angkatan IV kembali bergulir. Kemarin sore,29/7 pertandingan mempertemukan Tim Sepak Bola Cakim PTUN berhadapan  dengan Tim sepak bola Pengadilan Umum B. Pertandingan ini menjadi penampilan awal bagi kedua tim yang bergabung  di grup A bersama tim lainnya, Pengadilan Agama. Sebagai pertandingan perdana, masing-masing tim berjuang keras meraih poin untuk mengamankan posisi untuk lolos pada babak berikut .

Jalannya Pertandingan.

Seperti diprediksi, big match ini sudah menunjukkan bahwa pertandingan akan berlangsung panas dan keras. Memasuki menit awal pertama, pemain tengah Tim Pengadilan Umum B, Dede (PN. Aceh) mengganjal secara kasar striker Tim PTUN, Irvan Mawardi (PTUN Jogja). Meski demikian, pola permainan sepenuhnya mampu dikendalikan oleh Tim PTUN dengan susunan serangan yang  cukup rapi dari sayap dengan mengandalkan tiga penyerangnya, Irvan Mawardi, Eric.S. Sihombing (PTUN Palangkaraya)  dan Taufiq Adhi (PTUN Ambon). Ketika pertandingan mulai berjalan cukup menarik, pertandingan kembali panas.  Adalah Dede kembali melakukan tackling keras untuk menghalangi pergerakan striker PTUN, Irvan Mawardi. Akibat pelanggaran tersebut, wasit David (PN Kendari) mengeluarkan kartu kuning untuk Dede. Pelanggaran yang dilakukan Dede menyulut protes pendukung Tim PTUN sehingga permainan sempat.

Bermain dengan emosi yang tidak terkontrol, menyulut petaka bagi Tim Pengadilan Umum B.  Karena pertahanan yang kurang sigap,  Pada menit ke 9, Tim PTUN berhasil unggul lewat tendangan keras Irvan Mawardi dari sudut kanan gawang Tim Pengadilan Umum B yang dikawal Ismoyo (PN. Tangerang). 1-0  Tim PTUN memimpin.  Untuk mengejar ketinggalan, Tim Pengadilan Umum B berupaya meningkatkan serangan  melalui penyerangnya, Yefri (PN. Soe). Namun serangan Tim Pengadilan Umum masih terlalu mudah dipatahkan oleh pemain tengah dan kapten Tim PTUN, Rory Yonaldi (PTUN Jakarta).   Tim PTUN kembali mendapatkan peluang terbaik ketika Irvan Mawardi  lolos dari hadangan bek Tim Pengadilan Umum dan langsung memberi umpan ke tengah pertahanan Tim Pengadilan Umum, bola diterima dan control oleh Rory Yonaldi dan langsung mengoper ke Erick Sihombing. Sayang meski tidak terkawal lagi, tendangan First Time dari Erick masih melenceng tipis di atas gawang  Pengadilan Umum. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0, Tim PTUN sementara unggul.

Memasuki babak kedua, Tim Pengadilan Umum banyak melakukan pergantian pemain. Bahkan nyaris semua pemain digantikan. Upaya ini dilakukan untuk mengejar ketinggalan. Berbagai variasi serangan dilakukan oleh Yefri dan Gede Susila (PN. Denpasar) ternyata selalu kandas oleh dua bek tangguh Tim PTUN, Fadholy Hernanto dan Herry Indrawan (PTUN Bandung). Khusus Fadholy, pemain special bek kanan ini bermain cukup taktis dan mampu mematikan pergerakan Yefry dan Gede. Sepanjang babak kedua, Tim Pengadilan Umum menkonsetrasikan serangan dan agak melupakan pertahanan. Pada menit ke 22, bola dikuasai dari garis tengah oleh Irvan Mawardi dan mampu melewati satu bek Tim Pengadilan Umum, bola langsung diumpan ke Taufik yang sudah berdiri bebas. Taufiq kemudian mengontrol dan melepaskan tendangan keras dari jarak 10 meter dari Gawang Pengadilan Umum, Gol. 2-0 untuk Tim PTUN.

Menjelang babak ke II usai, Tim PTUN cenderung mengurangi daya serangan dan berkonsentrasi di area pertahanan. Sebaliknya, Tim Pengadilan Umum justru semakin menggebu melancarkan serangan bergelombang dari sisi sayap kiri maupun kanan pertahanan Tim PTUN. Namun penampilan gemilang kiper Tim PTUN, Eko Prayitno (PTUN Pontianak) memposisikan gawang Tim PTUN tetap aman. Untuk mengintensifkan pertahanan, Tim PTUN memasukkan bek tengah berbadan besar, Yunus Tazryan (PTUN Medan) menggantikan Rory dan Bek sayap, Jimmy (PTUN Bandung) menggantikan Erick Sihombing. Dengan pertahanan yang berlapis yang dikoordinir Yunus dan Fadholy ternyata cukup menyulitkan bagi Sembiring dan Ismoyo (yang maju menjadi penyerang) dalam melakukan tendangan jarak jauh. Di akhir babak kedua, Tim PTUN memasukkan satu bek lagi, Tamadho Dharmawan (PTUN Jakarta) untuk menggantikan Irvan Mawardi. Masuknya Tamadho makin meningkatkan ketatnya barisan pertahanan Tim PTUN.

Meskipun sempat diprotes pemain Tim PTUN karena waktu injury time sudah habis , namun wasit David belum juga mengakhiri pertandingan. Di tengah konsentrasi tim PTUN yang mulai menurun, ketika terjadi kemelut di dapan gawang Eko, Yefri behasil memanfaatkan bola liar dan menendang ke gawang yang sudah kosong. Gol, 2-1 timm PTUN masih unggul.

Sampai babak kedua berakhir, skor tidak berubah untuk kemenangan Tim PTUN , 2-1. Dengan kemenangan ini, Tim PTUN sementara memimpin klasemen di group A dan memiliki peluang lolos ke babak kedua apabila pada pertandingan selanjutnya mampu menang atau minimal bermain seri dengan Tim Pengadilan Agama. Sebaliknya, dengan kekalahan ini, Tim Pengadilan Umum B berada di juru kunci klasemen grup A dan terancam tidak lolos ke babak berikutnya seandainya tidak mampu mengatasi Tim Pengadilan Agama yang dijadwalkan digelar Jumat, 31 Juli 2009. (Irvan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: